Suatu siang
di rumah Pak Robert, Chester membawa seember penuh pakaian kotor ke mesin cuci.
Ia memasukkan beju-baju tersebut ke dalam mesin cuci. Saat membuka kemasan
sabun cuci, Ia menemukan secarik kertas dengan gambar mobil, Ia pun segera
membacanya. “SELAMAT ANDA MEMENANGKAN HADIAH MOBIL,” Chester hanya cuek dan
menaruh kertas itu, tiba-tiba Ia menyadari sesuatu kemudian membacanya lagi
dengan lebih teliti, “selamat...
anda... memenangkan... hadiah...
mobil,” Chester melihat sekelilingnya memastikan hanya Ia sendiri, Chester
langsung histeris kegirangan. Lalu, Mike yang baru selesai mandi
menghampirinya.
“lo kenapa
sih?” tanya Mike bingung.
“gu..gu..”
jawab Chester gagap.
“guguk?
Anjing?”
“gue...da...da...”
“dadar? Lo
pengen makan telor dadar?”
“mo...mo...”
“monyet?”
“bukan! Gue
dapet mobil!” kata Chester sambil memberikan kertas itu pada Mike.
Kemudian
Mike membacanya, “selamat anda memenangkan hadiah mobil, hah!? Mo...mo....bb..il?”
Mike malah ikut-ikutan gagap.
“ah lu
ikut-ikutan gagap. Ngga kreatip!” kata Chester.
“untuk
mendapatkan hadiah ini, anda harus segera menelpon nomor konfirmasi dibawah
ini... jika tidak maka hadiah akan hangus,” Mike melanjutkan membaca. “ayo
cepet telepon!”
“gue...gue...grogi
banget nih....”
“gue aja
yang telpon ya” Mike hendak pergi sambil membawa kertas undian tersebut namun
Chester mencegahnya. “apa?”
“kertasnya
jangan dibawa... lo ambil kertas aja terus nomernya ditulis.” Kata Chester.
Mike mengangguk dan pergi mencari kertas.
“emaaak...
akhirnya Chester dapet mobil!” teriak Chester dengan girang disertai dengan
sujud syukur.
***
Sementara
itu, kanjeng Anna sedang telepon-teleponan. Dan saat hendak selesai menelepon
dan menutup telponnya, Mike datang.
“kanjeng
Anna sudah selesai teleponnya?” tanya Mike.
“kamu
liatnya gimana?” Kanjeng Anna balik tanya.
“udah.”
“itu tau.
Pake nanya.” Saat kanjeng Anna hendak pergi, mendekati telepon.
“kanjeng
Anna.” Panggil Mike.
“apa?” sahut
kanjeng Anna.
“saya boleh
pake teleponnya?”
“buat apa?”
“menurut
kanjeng Anna telepon buat apa?”
“ya buat
telepon.”
“lah itu
tau. Pake tanya” Mike mangulangi kata-kata kanjeng Anna. Kanjeng Anna terdiam.
“KRIIIING” telepon berbunyi, kanjeng Anna dengan cekatan langsung mengangkat
teleponnya.
“kanjeng
Anna, saya kan mau nelpon!” kata Mike.
“tapi
teleponnya bunyi. Harus saya angkat dulu.” Kata kanjeng Anna sambil tetap
memegang gagang telepon.
“tapi ini
penting.”
“ini juga
penting!”
“penting
apanya, saya liat dari tadi kanjeng Anna Cuma ngegosip kok!”
“eh, gosip
aantar kaum ningrat itu lebih penting daripada hidupmu!”
“tapi ini
urusan hidup dan mati....”
Lalu mereka
berdua rebutan telepon. Hingga Chester datang melihat mereka. Ia terdiam
sebentar lalu menghampiri mereka.
“Mike! Kanjeng
Anna!” panggil Chester. Mereka berdua pun berhenti berantem. “apa-apaan
ini,ribut-ribut kayak anak kecil aja!”
“kasih tau
pertnermu ini, jangan suka ngambil-ngambil telepon majikan!” kata kanjeng Anna.
“tapi kan
aku mau nelpon ke nomer yang tadi kausuruh, Chaz.” Bantah Mike.
“siapa yang
nyuruh nelpon siapa?” Mike terkejut. “nomer siapa itu?” lanjut Chester. Mike
semakin bingung. “denger ya, lo itu supir dan kanjeng Anna itu majikan. Jadi
yang berhak memakai telepon adalah majikan, bukan supir...” jelas Chester.
“denger
kamu?” tanya kanjeng Anna.
“inget Mike,
lo udah gede. Jadi camkanbahwayang berhak memakai telepon ini adalah kanjeng
Anna.” Kata Chester.
“dengerin si
Chester! Ini contoh yang baik.” Kata kanjeng Anna.
“udah,
kanjeng Anna. Bawa aja teleponnya. Daripada entar direcokin sama Mike lagi.”
Kata Chester.
“iya.untung
ada kamu. Tapi kabelnya...”
“udah
buruan!” Chester menyuruh kanjeng Anna pergi.
“tapi, tapi,
teleponnya....” kata Mike.
“BANYAK
OMONG LO!” potong Chester. Lalu Ia memasang kabel pada telepon yang lain. Mike
hanya melongo.
“telepon
dari mana?” tanya Mike.
“udah ga
usah ditanya, buruan telepon!” kata Chester.
“lo kok
pinter sih!” puji Mike.
“ga usah
dibahas itu. Biasanya kalo ditanya ‘kamu kok pintar?’ entar gue jawab ‘kamu sih
oon!’ udah buruan telepon!” kata Chester. Lalu, Mike segera menelepon nomer
konfirmasi tersebut. Namun, ternyata untuk mendapatkan hadiah mobil hadiah itu,
pemenang harus mentransfer uang 1 juta. Kenapa ya?
Bersambunk.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar